Tiga Nelayan Mendawai yang Hilang Diduga Dirampok

Anggota Polres Kobar dan Kodim 1014 Pangkalan Bun saat memintai keterangan keluarga korban Rabu (9/10/2019).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Tiga nelayan Kelurahan Mendawai Kecamatan Arut Selatan (Arsel) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), bernama Irwansyah alias Dondoy (35), Sunarto alias Nato (35) dan Subanrio alias Iban (40), sudah lima hari ini tidak diketahui keberadaannya, sejak pergi melaut mencari ikan, Jumat (4/10/2019) lalu.

Kakak korban Junaidi menceritakan, awalnya ketiga korban ini berangkat menggunakan Kapal Motor (KM) Berkat Barokah dari Sungai Arut Kelurahan Mendawai, untuk mengepul ikan di laut pada titik koordinat 03°35’00” S 111°41’00”E atau di Laut Jawa sekitar perairan Tanjung Puting, dengan heading :180,40° dan berjarak 45 Nautical Mile dari muara Teluk Kumai.

“Setelah itu ketiga korban ini sudah tak bisa dihubungi alias los kontak. Adik saya awalnya sudah curiga, karena saat berangkat korban mendapatkan telpon dari seseorang yang tidak dikenal, informasinya ada ikan makanya semua peralatan dan keuangannya disiapkan, bahkan membawa uang cash senilai Rp 250 juta, firasat saya ini ada indikasi perampokan cuma ini masih dugaan saja, semoga korban segera ditemukan,” kata Junaidi.

Sementara itu istri korban Jumiati mengatakan, dirinya tidak ada firasat aneh-aneh, begitu mendengar kabar dari sang kakak bahwa mereka bertiga kehilangan kontak, sontak dirinya terkejut dan langsung mencari tahu keberadaan suaminya.

“Kami berharap agar suami saya beserta dua temannya bisa ditemukan dalam keadaan selamat, tim gabungan hingga saat ini terus melakukan pencarian, dan melakukan pencarian disekitar titik koordinat hilangnya kapal tersebut,”ungkapnya, Rabu (9/10/2019). (yus)