Selama Kabut Asap, Pemprov Kalteng Sebut Pasien ISPA Meningkat

Direktur RS Doris Sylvanus Palangka Raya, drg. Yayu Indriaty saat memberikan keterangan kepada awak media.

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui pihak RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya menyebut selama terjadi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kunjungan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus mengalami trend peningkatan tiga kali lipah dibandingkan bulan Agustus sebelumnya.

Dimana pada bulan Agustus lalu, RS Doris Sylvanus melayani pasien kasus ISPA dan gangguan pernafasan lainya, seperti asma, bronkhitis, peomoni dan lain sebagainya.

Pada Agustus itu jumlah pasien sebanyak 229 orang pasien, namun hingga tanggal 20 September ini jumlah pasien meningkat drastis sebanyak 613 orang pasien.

“Khusus untuk pasien yang dirawat di ruang oksigen RS Doris Sylvanus sejak 13 Agustus – 20 September 2019 sebanyak 388 orang dengan berbagai macam rentang usia,” ungkap Direktur RS Doris Sylvanus Palangka Raya, drg. Yayu Indriaty dalam keterangan persnya dalam rangka penanganan Tanggap Darurat di ruang media center, kemarin.

Sementara untuk rumah oksigen, pihaknya menyediakan sebanyak 14 tempat tidur pasien, dipisahkan pelayan untuk bayi, anak dan dewasa. Lokasinya berada di Instalasi Kesehatan Reproduksi (IKR) gedung baru lantai dasar agar memudahkan akses masuk bagi pasien yang butuh penanganan cepat.

“Jadi silahkan masyarakat datang ke rumah oksigen di IKR tersebut, kami siap melayani, tidak dipungut biaya atau gratis dan layanan disana 24 jam,” ujarnya.

Disamping itu, tambah Yayu, apabila kondisi kabut asap ini terus berlansung dan jika ada warga/masyarakat yang wilayah tempat tinggalnya terkepung asap dan mengalami gangguan pernafasan, maka RS Doris Sylvanus siap mengevakuasi dan menampung pasien sebanyak 300 orang di gedung IKR lantai 2, 3 dan 4 RS Doris Sylvanus dan akan mendapat pertolongan dengan cepat. (ed/adv)