Pembunuh Bos PT Trisakti Ternyata Rekan Kerja Sekaligus Sopirnya Sendiri

Kapolres Batara AKBP Dostan saat memperlihatkan barang bukti dan tersangka ketika konferensi pers di Mapolres Batara Rabu (19/6/2019).

MUARA TEWEH, KaltengEkspres.com – Polisi Resort (Polres) Barito Utara (Batara) berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap Kilindra Candra Eta alias Indra (29), warga Gubeng, Surabaya, yang merupakan bos PT Trisakti Cipta Nusantara l, yang terjadi Minggu (2/6) lalu.

Kasus ini terungkap seiring ditangkapnya pelaku pembunuhan bernama Fadli (26) warga Muara Teweh. Iroonisnya, pelaku ini ternyata merupakan rekan kerja korban di PT Trisakti Cipta Nusantara (Sub kontraktor PT AKR sebagai penyedia BBM).  Dia tak berkutik saat diringkus polisi dengan menunjukan  bukti kuat.

Kapolres Batara AKBP Dostan Matheus Siregar Sik ternyata dibunuh sopirnya sendiri. Ganasnya, setelah korban dibunuh langsung dikubur yang dibungkus dengan tarpal.

Peristiwa ini terjadi Maret 2016 silam. Terungkap karena ditemukan kerangka manusia yang dibungkus terpal warna coklat diduga merupakan korban tindak pidana pencurian dengan keras atau pembunuhan atau penganiayaan.

Kapolres menerangkan, saat itu tersangka melakukan pembunuhaan dengan cara terlebih dahulu menusuk korban dengan sebilah pisau dan tembus ke bagian dada.

“Saat itu tersangka dan korban berada dalam mobil Strada Triton warna putih. Tersangka sebagai sopir dan korban duduk di sebelah kiri. Jadi tersangka dibunuh di dalam mobil,” beber Kapolres.

Setelah membunuh korban, dengan mobil strada tersangka lalu membawa korban  ke Jalan Blok, Km 24, Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru. Sampai di lokasi, tersangka menggali tanah dengan kedalaman sekitar selutut. Korban diturunkan dari dalam mobil, kemudian dibungkus dengan terpal warna coklat dan dikubur.

“Setelah korban mengambil uang yang ada dashboard depan tempat duduk korban, kemudian membawa kabur mobil Triton,” tandasnya. (ad)