Modus Ngaku Wali, Habib Palsu Nyaris Cabuli Anak Dibawah Umur

KUALA KAPUAS, KaltengEkspres.com – Aksi bejat nyaris terjadi di Kabupaten Kapuas. Seorang pria asal Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diringkus anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kapuas karena melakukan percobaan pencabulan terhadap anak dibawah umur sebut saja bunga, nama samaran, warga Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas.

Aksi jebat ini dilakukan pelaku pada Senin (10/6/2019) lalu, di kediamanya di desa setempat. Modus yang digunakan pelaku, dengan cara mengaku sebagai Habib dan bahkan Wali, yang dapat membersihkan kesucian korban, dengan cara harus menuruti kemauan pelaku. Yakni korban disuruh memegang kemaluannya.

Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro melalui Kasatreskrim AKP Sony Rizky Anugrah mengatakan, kejadian berawal saat pelaku mengaku sebagai Habib kepada korban, yang bisa mengajari ilmu laduni.

Pelaku kemudian membujuk korban dengan dalih mensucikan rahim korban, dengan cara korban harus memegang kemaluannya.

Keinginan pelaku pun ditolak korban, sampai pelaku memaksa korban untuk melakukan hubungan badan, yang terus ditolak pelaku. Merasa aksi bejatnya gagal, pelaku mengancam korban untuk tidak menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain.

“Korban awalnya sempat dipaksa disuruh memegang kemaluan. Namun korban menolak, kemudian pelaku membujuk untuk melakukan hubungan badan. Lagi-lagi korban menolak, sehingga akhirnya pelaku mengancam korban agar tidak memberitahu orang lain dan keluarganya,”ungkap Rizky kepada awak media Senin (17/6/2019).

Karena merasa diancam pelaku, lanjut dia, korban akhirnya melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya. Mendengar penuturkan korban, orang tuanya merasa tak terima sehingga langsung melaporkan ke Mapolsek Selat.

“Dari laporan itulah kami langsung melakukan penyelidikan dan tidak lama dari laporan itu kami berhasil mengamankan pelaku percobaan pencabulan ini. Saat ini masih menjalani pemeriksaan penyidik,” tandasnya. (ab)