Dua Komplotan Pembobol Rumah Anggota Didor Polisi

Dua pelaku saat diamankan anggota Satreskrim Polres Batara Senin (10/6).

MUARA TEWEH, KaltengEkspres.com – Akhmad Yulianto alias Gema (39) dan Supri (25) mengerang kesakitan setelah timah panas menembus kakinya. Kedua warga Barito Utara Kalimantan Tengah ini, didor anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Barito Utara karena melakukan perlawanan saat diminta menunjukkan barang bukti hasil kejahatan.

Bukan hanya melawan polisi, keduanya ini diringkus karena kasus pencurian yakni membobol rumah salah seorang anggota Polres yang terletak di pinggir Jalan Negara Muara Teweh-Banjarmasin Kalsel saat Hari Raya Idul Fitri, Selasa (5/6) lalu, ketika pemiliknya sedang melaksanakan salat Idul Fitri.

Dari rumah korban ini, pelaku menggasak uang Rp500 ribu dan sebuah tas yang di dalamnya berisi pistol. Menurut pengakuan tersangka Gema, tas berisi pistol terjatuh dari atas lemari saat ia mengobok-obok bagian atas lemari. Tas itu berada di bawah kumpulan boneka.

Usai melakukan aksinya, Gema sebagai kepala kawanan kabur ke Banjarmasin. Sebelum kabur, ia memerintahkan Supri untuk mengembalikan senpi curian Selasa malam itu juga.

“Saya ketakutan, karena pasti dicari-cari polisi setelah membawa curian senpi,”ungkapnya Senin (10/6/2019).

Sementara itu Kasatreskrim Polres Batara, AKP Samsul Bahri, membenarkan, tersangka telah ditangkap pihaknya. Menurut dia, pelaku ditangkap di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, saat hendak melarikandiri ke Jawa, Minggu (9/6) sekitar pukul 16.00 WIB.  Penangkapan dibantu Satuan Jatanras Polresta Banjarmasin.

“Pistol serta berbagai barang bukti hasil kejahatan sudah ditemukan dan diamankan,”paparnya.

Sedangkan tersangka Supri dicokok polisi Senin (10/9) di tempat kerjanya di bangunan walet Km 2,5 jalan negara Muara Teweh-Puruk Cahu. Selama melakukan tindak kriminal, Supri bertugas membantu Gema. Setiap beroperasi, dia menerima uang Rp50 ribu maupun Rp100 ribu.

Terpisah Kepala Unit Propam Polres Batara, Iptu Hamidi, membenarkan, senpi milik anggota polres telah ditemukan dan diamankan. Ia juga turun langsung mendengarkan kronologis pencurian dan pengembalian senpi dari pelaku Gema, saat petugas satreksrim mengonterogasi kawanan maling itu.(deni)