Usai habisi Nyawa Istrinya, Maddi Sempat Minum Racun

Kapolsek Mentaya Hulu Ipda Affandi bersama anggotanya saat mengamankan tersangka Maddi di Mapolsek setempat Sabtu (11/5).

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Maddi (37) terpaksa harus meringkuk di ruang tahanan Mapolsek Mentaya Hulu Kabupaten Kotim guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia ditangkap anggota Polsek setempat karena membunuh istrinya sendiri bernama Hastian (26).

Aksi sadis ini dilakukan pelaku di mess karyawan Blok G10 Tanah Haluan Estate PT Agro Wana Lestari (AWL) Desa Tanah Haluan Kecamatan Bukit Santuai, Jumat (10/5/2019) pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Didepan penyidik Maddi mengakui, ia nekat menghabisi nyawa istrinya karena kesal. Bahkan, seusai menghabisi nyawa istrinya ia sempat meminum racun untuk mengakhiri hidupnya.

Kapolsek Mentaya Hulu Ipda Muhammad Affandi mengakui, bahwa pelaku seusai membunuh istrinya sempat meminum racun. Bahkan dari keterangan saksi, seusai melakukan pembunuhan itu, pelaku berjalan sempoyongan sembil berteriak mengatakan bahwa ia telah meminum racun kayu.

“Saat itu pelaku ini berjalan sempoyongan ke arah tiang listrik depan mess G10. Tak lama, langsung ambruk sambil muntah-muntah, melihat keadaan tersebut security langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Poliklinik dekat Estate untuk pertolongan lebih lanjut,”ungkapnya kepada Kalteng Ekspres.com via telpon seluler, Sabtu (11/5).

Saat ini lanjut dia, pelaku telah diamankan di Mapolsek setempat untuk menjalani pemeriksaan guna mengungkap motif ia nekat menghabisi nyawa korban.  (ar/hm)