Pemkab Kobar Bangun Jembatan Penghubung Desa Umpang

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) terus mewujudkan peningkatan pemerataan pembangunan infrastruktur perdesaan di Kabupaten Kobar tahun ini.

Salah satunya dengan membangun jembatan penghubung di Desa Umpang Kecamatan Arut Selatan. Pembangunan ini ditandai dengan diadakanya groundbreaking, Kamis (4/4/2019).  Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kobar Hj Nurhidayah.

Bupati mengatakan, groundbreaking pembangunan jembatan rangka baja Sungai Arut Desa Umpang ini merupakan lanjutan dari pembangunan jalan penghubung antar desa melalui program konsorsium perusahaan swasta. Pembangunan ini melalui dua tahap, yakni tahap I dan II.

“Perlu diketahui, pada tahun 2018 lalu, di tempat ini juga digelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang memprioritaskan upaya efektifnya jalan penghubung antar desa. Ini adalah bentuk sinergitas dalam proses pembangunan antara pemerintah, aparat keamanan, perusahaan swasta serta elemen lainnya demi menciptakan kemakmuran bagi masyarakat,”kata Nurhidayah.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur jembatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik dan pemerataan hasil pembangunan daerah. Sedangkan anggarannya sebagian dari dana konsorsium pihak perusahaan, sedangkan selebihnya bersumber dari APBD Kobar Tahun Anggaran 2019 dengan menelan total biaya sebesar Rp. 45 miliar.

“Saya sangat mengapresiasi peran serta masyarakat dalam mendukung ketersediaan lahan dan menghibahkannya sehingga mempercepat proses pembangunan. Saya berharap pembangunan jembatan ini makin membuka konektifitas jalan dari desa menuju desa lainnya dan beberapa kecamatan yang ada di Kobar,”tandasnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas PUPR Kobar Dr Juni Gultom ST, MT mengatakan, dengan terbukanya akses yang terkoneksi antar desa baik di desa di Kecamatan Aruta, Pangkalan Lada, Banteng, Kumai dan Kecamatan Arut Selatan, diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat perdesaan. Khususnya masyarakat yang tinggal di Desa Umpang.

Baca Juga :  Jago Merah Menghanguskan Gudang Berisi Tumpukan Kardus di Kobar

Karena dengan adanya akses pembangunan jembatan di desa tersebut, masyarakat bisa mempromosikan potensi desanya, baik disektor pertanian dan perkebunannya. Sehingga berdampak positif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi warga desa. (yus)