Pemkab Kobar Bakal Kembangkan Peternakan Ayam Bertelur

Bupati Kobar Hj Nurhidayah saat memanen telur ketika meninjau kandang milik peternak di Desa Pasir Panjang Jumat (19/4).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), bakal mengembangkan usaha peternakan ayam petelur.

Hal ini dilakukan lantaran kebutuhan telur di wilayah Kobar masih minim. Karena kebanyakan masih didatangkan dari luar daerah seperti Blitar, Tulung Agung dan Malang Jawa Timur (Jatim).

“Masyarakat Kabupaten Kobar, sangat gemar mengkonsumsi telur ayam, terutama ayam ras karena rasanya yang enak serta manfaatnya bagi kesehatan.  Karena telur ayam merupakan salah satu bahan pangan yang mengandung protein hewani yang cukup tinggi yaitu sebesar 13-14%. Dari data yang dimiliki Dinas PKH Kobar,”kata Bupati Kobar Hj Nurhidayah saat meninjau peternakan ayam di Desa Pasir Panjang Jumat (19/4).

Konsumsi telur di Kobar lanjut Nurhidayah, sebagian besar dipenuhi dari telur ayam ras (91,82%). Populasi ayam petelur saat ini berada di wilayah Pangkalan Bun yang berasal dari 22 peternak, baik itu usaha peternakan perseorangan/mandiri maupun pelaku usaha komanditer termasuk BUMDes.

“Apalagi saat ini populasi penduduk Kobar cukup padat, jika diasumsikan setiap warga mengkonsumsi 1 butir telur perhari, maka produksi telur belum sebanding dengan jumlah kebutuhannya,”ujarnya.

Melihat kondisi ini, ia berjanji akan terus mendorong peningkatan produksi telur di Kobar. M engingat kebutuhan telur yang tinggi bagi masyarakat, telur tentu saja bisa menjadi salah satu komoditas penting yang layak untuk dikembangkan.

“Selain itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kobar, komoditas telur di Kobar juga diharapkan mampu memenuhi kabupaten di sekitar Kobar, seperti Sukamara, Lamandau, Seruyan dan Kalimantan Barat wilayah selatan seperti Kecamatan Manismata, Air Upas, Kab. Ketapang,” tandasnya. (yus)