Patung Sapundu Desa Bukit Batu Diembat Maling

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Situs Budaya Patung Sapundu di Desa Bukit Batu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali di embat maling. Kehilangan situs tersebut diperkirakan pada 10 Januari 2019 lalu. Atas kehilangan Sapundu tersebut membuat warga setempat khawatir, karena dipercaya bisa berdampak langsung kepada desa dan masyarakat setempat.

Kehilangan Sapundu juga sudah dilaporkan kepada pihak Polsek Cempaga Hulu di Pundu, namun sampai saat ini pihaknya masih menunggu proses yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Ruspandi salah satu masyarakat Desa Bukit Batu menyampaikan bahwa kehilangan situs budaya Sapundu ini sudah empat kali, untuk yang keempat ini membuat masyarakat geram atas olah pelakunya. Untuk kali ini hanya diambil patung Sapundu saja sementara tersisa bagian bawahnya ditinggal oleh pencuri.

“Kami jujur tidak mengatahui maksud dan tujuan pelaku (mencuri, Red) Sapundu. Karena baik dari harga atau maksud lainnya kami tidak tahu. Ini sudah ke empati kalinya hilang,” ungkap Ruspandi saat ditemui di Desa Bukit Batu, Selasa (22/1).

Menurut dia, pihaknya berharap kasus tersebut bisa terungkap, pasalnya sudah keempat kalinya kehilangan Sapundu. “Kami juga khawatir bisa terulang lagi kehilangan ini. Harapannya kasus ini bisa terungkap,” ujarnya. (eno)