Connect with us

Metro Palangka Raya

Julianto Berbagi Ilmu Mendidik Generasi Millennial

Julianto saat poto bersama remaja.

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Founder atau pendiri Sekolah Selamat Pagi Indonesia Julianto Eka berbagi kisah, pengalaman, ilmu dan trik sukses mendidik anak zaman now atau generasi millennial. Julianto merupakan pemenang tokoh pendidikan inspiratif versi Harian Radar Malang dan dan Kick Andy Heroes 2018.

Di Palangka Raya, dia memberikan kuliah pada kegiatan seminar nasional, yang dibuka oleh Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin dan diikuti ratusan peserta dari tenaga pendidik, guru, bhayangkari dan ibu rumah tangga. Pada kesempatan itu, Julianto menyampaikan materi tentang parenting dan millennial teaching.

Fairid mengatakan, sangat mendukung kegiatan seminar nasional parenting dan millennial teaching tersebut. Sebab, kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi guru dan orang tua dalam mendidik anak zaman now.

“Saat ini, perkembangan zaman sangat cepat. Peralihan cara mengajar dan mendidik begitu cepat berubah. Dengan begitu, diperlukan cara-cara yang update dalam memberikan pendidikan kepada generasi millennial,” ucapnya.

Sementara itu, Julianto Eka Putra mengatakan, kesediaannya datang ke Kalteng berbagi ilmu bukan mencari uang. Namun, semata untuk berbagi dan memberikan trik dalam menghadapi generasi millennial atau anak zaman now.

“Kalau normal tiket masuk saya itu 2,5 juta. Namun, bagi guru dan tenaga pendidik di Kalteng serta masyarakat umum saya minta sediakan tempat yang enak agar saat paparan materi masuk dan bisa diserap. Akhirnya panitia menetapkan tarif kepada peserta sebesar Rp 200 ribu,” ujarnya.

Menurutnya, orang tua harus siap menghadapi perubahan zaman dan generasi millennial, begitu juga para guru. Sebab, saat ini pembelajaran sudah menggunakan IT dan itu akan terus berkembang pesat. “Jika kita sebagai orang tua tidak dapat mengimbangi dan mengikuti, maka akan tertinggal,” ucapnya.

Penguasaan dan pemahaman terhadap IT harus dimiliki orang tua. Sebab, anak-anak sekarang lebih banyak bersentuhan dengan IT, sehingga harus diarahkan agar memanfaatkan teknologi ke arah yang positif. (az)

loading...
Advertisement
loading...
Advertisement