Connect with us

Barito

Korban Tenggelam di Mura, Ditemukan Tak Bernyawa

Korban saat ditemukan mengapung di sungai Jumat (14/9) subuh.

PURUK CAHU, KaltengEkspres.com Naas nasib dialami Ikbal (24). Mencoba mengadu nasib ikut bekerja ditempat orang malah ajal menjemput. Warga Desa Kandui Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara (Barut) ini, tenggelam di Sungai Kuluk Balua, Desa Muara Joloi, Kecamatan Seribu Riam Kabupaten Murung Raya, Senin (10/9) lalu.

Jasad korban ditemukan tim gabungan, dalam kondisi tertelungkup mengapung menggunakan kaos hitam dan celana pendek loreng Jumat (14/9) dini hari.

Informasi yang dihimpun KaltengEkspres.com di lapangan menyebutkan, kejadian naas ini berawal saat korban bersama tiga rekannya berniat ingin bekerja di Desa Muara Joloi. Saat itu korban bersama dua rekannya berangkat menggunakan perahu bermesin kecil (ces) melintasi sungai riam Kuluk Balua.

Ketika melalui riam tersebut ces yang mereka tumpangi tersebut tiba-tiba mengalami mati mesin. Lalu, motoris yang mereka tumpangi hanyut dihantam deras air dan tersangkut batang kayu.

Akibat arus riam yang sangat deras membuat ces yang mereka tumpangi terbalik, hingga tenggelam dengan cepat. Seusai kejadian korban tenggelam dan hilang. Sehingga dilakukan pencairan.

Kapolres Mura AKBP Esa Estu Utama melalui Kapolsek Sumber Barito Ipda Ahmad Wira Wisudawan, membenarkan penemuan mayat tersebut. “Dari keterangan dari rekan rekan korban yang selamat, korban ini bernama Ikbal (24) warga Desa Kandui, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Batara,” terang Kapolsek Ahmad Wira, Jumat (14/9).

Kapolsek menjelaskan, dari kejadian itu tiga rekan korban berhasil menyelamatkan diri, namun Ikbal terseret arus riam hingga tidak ditemukan.

“Dalam pencarian selama tiga hari, anggota saya bersama tim dan warga akhirnya Senin (10/9) lalu, berhasil menemukan korban dalam kondisi tertelungkup sudah tidak bernyawa,” urainya.

Hingga saat ini, tim mengalami kesulitan untuk mendapatkan informasi identitas korban yang sebenarnya, karena pada jasad korban tersebut tidak ditemukan satupun identitas.

Polisi berharap jika ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dapat langsung menghubungi Polsek Sumber Barito, karena sampai saat ini posisi jenazah korban masih di Puskesmas Muara Joloi. (ad)

loading...
Advertisement
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement