Connect with us

Metro Palangka Raya

Sempat Tak Mengakui, Ibu Kandung Bayi Akhirnya Diringkus Polisi

Ibu kandung bayi HE saat dihadirkan ketika diadakan press release atas kasus temuan bayi di Mapolres Palangka Raya Jumat (10/8).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com  Kasus temuan bayi mungil dengan usus terburai, akhirnya berhasil diungkap jajaran Polisi Resort (Polres) Palangka Raya. Kurang dari 1×24 jam pelaku pembuang bayi itu berhasil diamankan.

Wanita yang tega membuang bayinya sendiri ini berinisial HE, yang tak lain merupakan orang yang pertama menemukan si bayi dan masih berusia 15 tahun.

Didepan penyidik pelaku HE mengakui, ia nekat membuang bayi karena panik dan tidak mengetahui dirinya hamil. Diakui pula bahwa bayi itu merupakan buah cintanya bersama kekasih, yang kini sedang magang di Kotawaringin Timur (Kotim).

HE mengakui tidak menyangka melahirkan ketika subuh hari buang air kecil hingga tiba-tiba si jabang bayi keluar. Panik dan melihat kondisi bayi itu ususnya keluar, bayi itu pun langsung dibuangnya.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, wanita ini diamankan kurang dari 1×24 jam. Menurut dia, pelaku mengakui ia merupakan ibu si bayi Jadi diamankan setelah beberapa saat usai penemuan bayi tersebut.

“Awalnya memang tidak mengakui. Namun setelah dimediasi baik-baik akhirnya ia mengakui,” ujar Kapolres didampingi Kabag Ops Kompol Purwanto, Jumat (10/8).

Timbul menerangkan, kecurigaan itu timbul karena yang bersangkutan terlihat gugup dan mengakui pertama kali menemukan bayi itu. Pihaknya juga melihat indikasi kebohongan dari HE, maka langsung dibawa di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres untuk dimintai keterangan, hingga malam harinya mengakui bahwa jabang bayi itu bayi yang baru dilahirkan dari rahimnya.

Usai mengakui dan cukup alat bukti, tambah Timbul, HE langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan tim medis. Kini terduga dalam pengawalan ketat dan menjalani perawatan medis pasca melahirkan.

”Diakui terduga bahwa kelahiran itu tidak disengaja ketika itu hendak buang air kecil hingga tiba-tiba langsung melahirkan. Ketika itu plasenta bayi ditarik paksa dan usai bayi keluar langsung dibawa keluar dan dibuang dibagian belakang kediaman terduga.

“Jadi ketika kencing, bayi keluar hingga ditarik tarik paksa dan lalu dibuang. Sebelum ditemukan pun yang bersangkutan sempat bolak-balik ke tempat lokasi temuan, hingga pada siang harinya baru menginformasikan kepada warga ada suara bayi dan tak lama ditemukan. Kaget melihat kondisi bayi dan berinisiatif membuang bayi,”tandasnya.(dr)

loading...
Advertisement
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement