Connect with us

Metro Palangka Raya

Palangka Raya Turut Berduka, Ribuan Masyarakat Doa Bersama Untuk NTB

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar dan Wakil Waliko Mofit Saptono serta unsur FKPD lainnya dan tokoh lintas agama Kota Palangka Raya saat menggelar doa bersama di Bundaran Besar Senin (6/8) malam.

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com–Bentuk keperihatinan dan bela sungkawa atas musibah gempa berkekuatan 7,0 skala richter (SR) yang melanda masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB), ribuan masyarakat Kota Palangka Raya bersama forum pimpinan daerah, tokoh agama, mahasiswa, tokoh adat, TNI dan Polri menggelar doa bersama lintas agama di Bundaran Besar, Palangka Raya, Senin (6/8/2018) malam.

Kegiatan yang dimotori langsung oleh Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar ini, bentuk wujud nyata bahwa masyarakat Kalteng, khususnya Kota Palangka Raya ikut bersedih dan memberikan semangat bagi warga NTB dalam menghadapi musibah tersebut. Giat itu dilakukan dengan menyalakan lilin mengelilingi Bundaran Besar Palangka Raya.

Tangis dan haru mewarnai kegiatan ini. Sejumlah warga larut terbawa kesedihan seakan merasakan kepedihan yang dialami masyarakat NTB.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, kegiatan ini bentuk keperihatinan dari seluruh masyarakat Kota Palangka Raya atas musibah di NTB. Pada kegiatan ini kata dia, seluruh perwakilan komponen masyarakat kota melakukan doa lintas agama.

”Ini dilakukan untuk mendoakan dan memberikan kekuatan bagi saudara kita di NTB. Setelah melakukan pengiriman bantuan,”ucap Timbul.

Timbul mengharapkan, semoga dengan kegiatan ini masyarakat NTB terus memiliki semangat dan tabah dalam menghadapi musibah tersebut. “Jujur saya takjub karena ini dihadiri ribuan masyarakat, saya yakin ini bisa menjadi penyemangat bagi masyarakat NTB,”paparnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio menambahkan kegiatan ini dilakukan bahwa masyarakat Kalteng, masyarakat Kota Palangka Raya merasakan pula kesedihan yang dialami masyarakat NTB.

“ Kita memohon ampunan kepada Tuhan Yang Maha Esa bagi para korban agar musibah itu tidak melebihi dari kemampuan manusia,” ujarnya.

Mofit menegaskan doa bersama ini memang sederhana tetapi penting sekali karena diyakini hanya doalah yang bisa menenangkan para korban.” Dengan doa ini berharap cobaan bisa dikurangi sesuai agama yang dianut dan berharap tidak ada lagi gempa. Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang ikut serta. Ingat ini duka kita semua,”bebernya.

Sementara itu selain Kapolres Timbul RK Siregar dan Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, hadir dalam kegiatan ini anggota DPRD Kota Sugianor dan sejumlah pejabat Polda Kalteng. (dr)

loading...
Advertisement
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
%d blogger menyukai ini: