Pjs Bupati Kecewa Pelantikan Kepala Adat Tak Dihadiri Kepala SOPD

KASONGAN, KaltengEkspres.com – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Katingan, Suhaemi mengungkapkan kekecewaannya dengan ketikahadirannya seluruh Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan saat melantik Kepala Adat Kecamatan Katingan Hilir Dunes B. Gasan,di Aula Bapelitbang Rabu (23/5).

“Saya kecewa karena dalam kegiatan pelantikan ini tidak dihadiri seluruh Kepala SOPD) dilingkup Pemkab Katingan. Bahkan tak satupun kepala dinas hadir maupun yang mewakili, padahal seluruh kepala SOPD diundang dalam pelantikan damang ini. padahal ini juga penting,”ungkap Suhaemi saat menyampaikan sambutannya.

Sementara itu dalam pelantikan tersebut Pjs Bupati mengatakan, jabatan damang kepala adat sangat strategis dalam pembangunan karena samang dilantik langsung oleh Bupati, sedangkan mantir adat dapat dilantik oleh camat saja. 

“Tugas dan fungsi damang cukup berat dalam membangun palsafah rumah betang serta menjaga kerukunan didaerah. Disamping itu sebagai mitra camat yang berkaitan dengan hukum adat, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan seadil-adilnya,”ujar Suhaemi.

Kendati demikian, lanjut dia, disisi lain insentif damang kepala adat di Katingan sangat memprihatinkan. Sejak ditahun 2017 lalu sebesar Rp.1 juta perbulan kini dipangkas hanya Rp.450 ribu, perbulan.

“Setelah saya lihat di DPA Setda ternyata ada kesalahan dan di tahun depan akan dilakukan perubahan dikembalikan semua,”ucapnya.

Dirinya berjanji kedepan insentif damang kepala Adat akan dinaikan menjadi Rp.2,9 juta  perbulan sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) disesuaikan dengan stadar pegajian.

Pada kesempatan itu ia berharap, kedepan para anggota dewan dapat menyetujui usulan kenaikan insetif untuk para damang kepala adat, yang secara otomatis juga diikuti kenaikan insentif bagi para mantir adat. (ejk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here