HMI Desak Pemkab dan DPRD Percepat Bentuk BNNK di Kotim

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menggelar aksi unjuk rasa damai di kawasan bundaran Sampit dan DPRD Kotim, Jumat (15/12/2017). Unjuk rasa damai ini mendesak agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim dan DPRD, supaya mempercepat pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di Kotim.

Anggota HMI saat berorasi sambil memajangkan spanduk

“Unjuk rasa ini kita lakukan, bentuk kepedulian terhadap generasi muda di Kabupaten Kotim. Karena akibat masuknya peredaran narkotika dan obat-obat berbahaya (Narkoba) di Kotim ini, gerenarasi muda kita terancam rusak. Kita berharap ini segera disikapi Pemkab Kotim dan DPRD Kotim dengan segera mempercepat membentuk BNNK di Kotim,”ujar Kordinator Aksi Abdurahman saat menggelar orasi.

Menurut dia, permasalahan peradaran narkoba di Kotim ini menjadi tanggung jawab semua pihak. Terlebih lagi bagi generasi muda di Kabupaten Kotim untuk peduli atas maraknya peredaran penjualan barang haram tersebut. “Kami ingin DPRD agar mendesak Pemkab Kotim untuk pembentukan BNNK. Supaya di daerah ini ada aparat khusus yang melakukan pencegahan dan penanggulangan peredaran barang haram ini,”ungkapnya saat .

Pada kesempatan itu ia juga mengharapkan, agar pihak berwenang segera mengusut tuntas temuan dua truk pengangkut jutaan butir obat Zenith yang di amankan pekan lalu.

“Kami mengharapkan kepada kepolisian agar lebih ekstra lagi dalam menuntaskan kasus yang sangat meresahkan  masyarakat ini. Jangan kasus ini semacam di tutupi,nanti malah menimbul presepsi negatif buat penegak hukum, seperti ada segelintir oknum yang ingin menutupi kasus ini,”bebernya.

Sementara  itu Anggota DPRD Kotim Dadang Siswanto selaku Ketua Komisi III mengatakan, pihaknya  beberapa hari lalu sudah melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Polres dan Pemkab Kotim serta beberapa instansi terkait. RDP ini juga mendesak Pemkab supaya segera membentuk BNNK. Sebab di Kotim sudah sangat rawan peredaran narkoba.

Baca Juga :  Ini Motif Pelaku Pembunuh Tega Menghabisi Nyawa Bidan Cantik

“Dari hasil RDP lalu, kami juga sudah mendesak Pemkab agar membentuk BNNK di Kotim. Karena di Kotim ini sangat rawan bagi peredaran narkoba. Bahkan menjadi peringkat pertama terkait kasus narkoba tersebut,” ujar Dadang

Selain itu lanjut dia, pihaknya dari anggota dewan selaku perwakilan rakyat juga berharap kepada pihak kepolisian agar mengunggkap pelaku pemilik jutaan butir Zenith yang diangkut dua truk saat diamankan anggota Polres Kotim pekan lalu.(MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here