Ayo! Dinas PMPTSP Kotim Sebut Aktivitas Galian Tanah PT BSP Illegal

0
1 views

SAMPIT, Kaltengekspre.com – Terkuak sudah aktivitas galian tanah latrit yang dilakukan oleh PT BSP di Desa Patai Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Aktivitas ini ternyata masih illegal. Itu diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Jony Tangkere kepada Kalteng Ekspres.com Selasa (24/10/2017).

Menurut Jony,  aktivitas galian tanah latrit yang dilakukan PT BSP itu selama ini tidak pernah mengantongi izin dari mereka. Apalagi kata dia, sampai disebut pihaknya memperbolehkan melakukan galian tersebut.

“Itu tidak dibenarkan, mana ada kami memperbolehkan mereka melakukan aktivitas penggalian seperti yang mereka sebutkan itu. Selama ini mereka belum memperooleh izin dari kita. Karena memang perizinan galian c ini bukan kewenangan kita. Melainkan sudah kewenangan Provinsi Kalteng,”ujar Jony Tangkere kepada Kalteng Ekspres.com meluruskan klaim PT BSP yang sebelumnya menyebut dinas setempat memperbolehkan aktivitas galian tanah tersebut.

Menurut Jony, pihaknya selaku dinas setempat hanya sebatas memantau apabila ada pelanggaran dalam perizinan. Dan selama ini, aktivitas itu memang jelas ilegal. Karena itu kata dia, ke depan Pemerintah Daerah (Pemda) Kotim harus menindak lanjutinya.

Sebelumnya aktivitas pengerukan tanah latrit yang di lakukan PT BSP disekitar kawasan  kebunnya di Desa Patai ini terungkap berawal dari laporan masyarakat. Ketika dimintai keterangan Menager Estate PT BSP Eko berdalih, bahwa aktivitas penggalian tanah latrit yang dilakukan mereka itu sebelumnya sudah  berkoordinasi dengan dinas terkait di Kabupaten Kotim.

Oleh dinas terkait menurut mereka, memperbolehkan aktivitas itu dilakukan sepanjang hanya untuk pembuatan jalan selain itu juga berada dikawasan kebun. Namun rupanya, setelah dikonfirmasi ke dinas terkait, pernyataan pihak BSP ini tidak terbukti. Karena telah dibantah secara tegas oleh Dinas PMPTSP Kotim. (MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here