Connect with us

Nasional

PT KPC Bakal Lepas 550 Juta Lembar Saham ke Publik

Direksi dan komisaris, serta manajemen PT KPC poto bersama seusai rapat di BEI Jakarta Selasa (26/9)
JAKARTA, Kaltengekspres.com – PT Kapuas Prima Coal (KPC), secepatnya akan menjadi emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan melepas sebanyak 550 juta lembar sahamnya ke publik.

Direktur PT Kapuas Prima Coal, Padli Noor mengatakan, langkah melepas saham ke publik melalui penerbitan saham pertama atau initial public offering (IPO) ini, untuk membuka akses keuangan perseroan yang lebih luas.

“Dengan begitu perseroan akan menjadi lebih transparan, akuntabel, profesional dan mengikuti ketentuan good corporate governance sehingga bisa meningkatkan bisnis perusahaan,” kata Padli Noor di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (26/9/2017).

Menurut Padli, pelepasan saham ini dilakukan perseroan dalam dua langkah, yakni dengan menkonversi Mandatory Convertible Bond (MCB) senilai Rp70 miliar atau setara dengan 500 juta lembar saham. Sisanya sebanyak 550 juta lembarnya lagi akan dilepas ke publik.

“Harga saham yang ditawarkan pada kisaran harga Rp120-Rp170 per saham. Sehingga nanti perseroan akan memperoleh dana sebesar Rp126 miliar hingga Rp178,5 miliar,”ungkap Padli.

Padli menjelaskan, bahwa dana itu nantinya untuk belanja modal maupun modal kerja. Dengan belanja modal digunakan untuk eksplorasi dan pembangunan infrastruktur sehingga akan memberikan kemampuan keuangan yang lebih kuat, serta mendukung strategi pengembangan usaha.

“Perusahaan akan memulai proses book building pada 26-28 September 2017. Perusahaan menargetkan untuk dapat melantai di bursa pada 16 Oktober 2017 mendatang,”paparnya.

Untuk diketahui, PT KPC merupakan perusahaan yang bergerak disektor pertambangan dan perdagangan pertambangan bijih besi serta logam dasar (base metal). Produk tambang yang dihasilkan ialah timbal (Pb), Seng (Zn) dan bijih besi (Fe). Perusahaan memiliki unit floatation plant yg menghasilkan Concentrate Pb dan Zn.

Disamping itu, perseroan juga memiliki 30% di PT Kapuas Prima Citra yang merupakan smelter timbal (Pb) dengan sisa kepemilikan 70% dimiliki oleh PT Indonesia Royal Resources, yang telah berpengalaman di smelter timbal berkapasitas pabrik 40.000 ton konsentrat timbal (pb). Menghasilkan 20.000 ton timbal bullion per tahun. (hm)
Advertisement
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement